jump to navigation

Pengembangan Dewan Riset Daerah (DRD) Agustus 29, 2008

Posted by Tatang in Beranda.
Tags: , , , , ,
add a comment

Apa Kabar DRD di Indonesia?

Memprihatinkan memang jika berbicara “kelembagaan” advisory (advisory council)  dalam sistem inovasi di Indonesia. Dari segi jumlah, mungkin tak lebih dari 6% dari seluruh daerah otonom di Indonesia yang telah memiliki DRD (atau kelembagaan yang berfungsi seperti DRD). Terlepas dari perbedaan pendapat perlu-tidaknya daerah membentuk DRD, UU No. 18/2002 menetapkan hal tersebut. Di era otonomi dan persaingan global, DRD yang kuat bisa menjadi motor pembaruan dalam memperkuat sistem inovasi dan pembangunan daerah umumnya di Indonesia.

Sebetulnya tak perlu muluk-muluk, untuk tahap awal setiap DRD perlu diperkuat agar :

  • memiliki kemampuan “melaksanakan tugas dan fungsi” yang pokok (seperti diungkapkan dalam UU No. 18/2002)
  • memiliki kemampuan “merespon” isu penting/strategis (dan aktual) yang relevan
  • menjadi “kelompok yang berwibawa dan berpengaruh” dalam kebijakan publik yang relevan dan dalam perbaikan kebijakan
  • memiliki “kepioniran/ keprakarsaan” dalam perbaikan kebijakan.

Bukan hanya pemerintah daerah yang semestinya memiliki perhatian dan kesungguhan mendorongnya, tetapi juga kalangan akademisi/litbangyasa, dunia usaha dan tokoh masyarakat di daerah perlu perduli tentang hal ini.

Jika diperlukan, bahan tambahan terkait tentang ini bisa dilihat juga di http://www.scribd.com/doc/5269839/Tutorial-DRD-di-Surakarta-26-Juni-2008. Silahkan dimanfaatkan

Iklan

Ma’ Cengkling . . . Agustus 28, 2008

Posted by Tatang in LAIN-LAIN.
Tags: , , ,
add a comment

Setiap daerah mempunyai tempat-tempat unik untuk menikmati makanan. Di Jembrana, salah satunya adalah di “Waru Kembang”, pantai Pebuahan – Desa Banyubiru. Ikan segar yang dibakar bisa ditemui di banyak daerah lain. Tapi yang tak terlupakan adalah kombinasi dengan kesegaran bumbu sambalnya. Wah . . .  ma’ cengkling ! rasanya (sulit diungkapkan, jadi saya pinjam istilah dari istri saya).

Jika ada kesempatan ke Jembrana, jangan lewatkan mampir ke tempat ini.

Mengoperasikan Komputer secara Lisan Agustus 28, 2008

Posted by Tatang in LAIN-LAIN.
Tags: , ,
add a comment
Mas Oskar Riandi, Teduh Ulinansyah, Gembong W., dan Agung dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) – BPPT, memotori pengembangan perangkat lunak untuk mengoperasikan komputer secara lisan (dengan suara).  Soft launching produk ini dilakukan dalam acara peringatan HAKTEKNAS di Kota Pekalongan 13 Agustus 2008 lalu. Mudah-mudahan Linux Voice Command ini segera bisa dioperasionalkan secara luas dan bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki kendala fisik menggunakan tangannya. Untuk kontak lebih lanjut, silahkan hubungi oskar@inn.bppt.go.id
Bung Oskar Riandi (PTIK-BPPT) di depan "mainannya"

Oskar R (PTIK-BPPT) dan "Mainannya"

Dari Seminar “Pemantapan Pelaksanaan Otonomi Daerah” di Jembrana Agustus 28, 2008

Posted by Tatang in LAIN-LAIN.
Tags: , , ,
add a comment

Bravo Jembrana . . . !

Karena lumayan seringnya, perkembangan kreativitas-keinovasian di Kabupaten Jembrana sudah tak lagi menjadi hal yang “asing” bagi sebagian dari kita. Namun harus saya akui selalu saja ada hal menarik dari daerah ini. Salah satunya adalah dalam rangkaian Seminar “Pemantapan Pelaksanaan Otonomi Daerah Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat”, yang diselenggarakan Senin, 25 Agustus 2008 (yang kebetulan saya juga diundang sebagai salah satu pembicara dalam acara tersebut).

Tak kurang dari empat bupati dan walikota (Kab. Jembrana, Kab. Banyuwangi, Kota Pekalongan, dan Kota Sukabumi) serta beberapa peserta dari berbagai daerah (provinsi, kabupaten dan kota) hadir dalam seminar tersebut. Yang menarik dari acara tersebut bukan saja produk-produk baru TIK (seperti kartu cerdas multifungsi dan pemetaan digital KK miskin) yang diluncurkan di Kabupaten Jembrana tetapi juga diskusi pemikiran kreatif beserta isu terkait yang boleh jadi “terbentur” pada ketidakjelasan aturan/regulasi dan penerapaannya (termasuk “ketidakpatuhan” terhadap aturan keuangan dan pemeriksaannya).

Usulan Walikota Sukabumi untuk dilakukannya evaluasi atas regulasi dari “Pusat” yang berpotensi menghambat langkah-langkah perbaikan sosial (social engineering) dalam pemberdayan masyarakat di daerah memang harus direspon segera dengan tepat, setidaknya oleh Departemen Dalam Negeri, asosiasi pemerintah dan dewan legislatif daerah. Jika tidak, stagnasi (atau setidaknya kelambanan) dalam proses pelaksanaan otonomi daerah bisa berkepanjangan.

Komitmen kuat dari Pemda dan strategi implementasinya di berbagai daerah untuk memberdayakan masyarakat di daerahnya masing-masing mungkin bisa ‘terhenti’ pada rencana kertas dan “kegamangan” mengimplementasikannya secara operasional jika aturan/regulasi tak lagi memberi ruang gerak yang tepat dan para aparatur pemerintah selalu “dihantui” kekhawatiran menyalahi aturan dan bisa berakhir menginap di hotel berjeruji besi.

Yang juga tak kalah menariknya adalah diskusi informal pascamakan siang antara Bupati Jembraan dan Walikota Pekalongan. Keinginan kedua Kepala Daerah untuk saling membantu, saling belajar, dan berbagi pengetahuan dan teknologi patut dihargai. Tak berlebihan saya kira jika saya sampaikan bahwa ketulusan, keterbukaan dan semangat membangun NKRI dari kedua tokoh ini semestinya menjadi keteladanan bagi para pejabat “Pusat” (termasuk para menteri). Wallahu alam bissawab . . . .

 

HAKTEKNAS KE-13, 2008 Agustus 17, 2008

Posted by Tatang in LAIN-LAIN.
Tags: , ,
add a comment

Beberapa berita seputar HAKTEKNAS Ke-13, 2008 :

http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2594&Itemid=26

http://www.presidensby.info/index.php/wawancara/2008/08/08/131.html

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/08/14/11243647/kota.pekalongan.resmikan.batiknet

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberitaindex&id=3269

http://www.beritabali.com/index.php?reg=&kat=&s=news&id=200808080004

http://www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id=2984

 

HAKTEKNAS di Kota Pekalongan, 12-13 Agustus 2008 Agustus 17, 2008

Posted by Tatang in LAIN-LAIN.
Tags: , , , , , , ,
3 comments

Kota Pekalongan memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTKENAS) ke-13 pada tanggal 12-13 Agustus 2008. Ada hal menarik dari kegiatan ini.

Museum Batik Nusantara

Museum Batik Nusantara

Dalam bidang TIK, Pemkot Pekalongan telah mengadopsi kerangka e-development yang direkomendasikan oleh PTIK-BPPT. E-development yang merupakan kerangka pendekatan pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara integral dalam pembangunan telah menjadi komitmen Pemerintah Kota Pekalongan. Hal ini juga menjadi pilar penting dalam pembangunan menuju ekonomi pengetahuan (knowledge economy) dan masyarakat berpengetahuan (knowledge society) di Kota Pekalongan. Dalam kerangka strategi e-development ini, maka agenda tindakan yang berkaitan dengan bidang TIK tentunya tak lagi dapat dilakukan secara parsial dan seolah sekedar menjadi langkah latah meniru daerah/negara lain. Kesungguhan semua pihak menjadi prasyarat mutlak bagi keberhasilan.

Secara umum, e-development menyangkut langkah perbaikan pengembangan dan pemanfaatan TIK secara seimbang dan dinamis elemen-elemen penting seperti: (1) kepemimpinan, kebijakan dan kelembagan; (2) infrastruktur informasi dan komunikasi yang terpadu; (3) penerapan TIK di pemerintahan (e-government); (4) pemanfatan TIK dalam pembangunan masyarakat (e-society); dan (5) pengembangan industri TIK dan pemanfaatannya bagi bisnis (e-Business). Sudah barang tentu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian tak terpisahkan dalam kesemua elemen tersebut.

Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-13 ini, Kota Pekalongan mencanangkan “e-PEKALONGAN@BATIK-CITY-2010”, dengan tujuan:

e-development untuk mendorong percepatan pewujudan good governance, pendidikan berkualitas, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif Kota Pekalongan 2010”.

 

Langkah ini dibangun atas kemitraan antara Pemkot Pekalongan, dunia usaha, komunitas pendidikan, organisasi non pemerintah, dan masyarakat umum. Gerakan ini juga telah didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, khususnya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT), Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan (KNPP), Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Departemen Perindustrian, Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga (KNPO), Lembaga Pengembangan Swadaya Masyarakat “Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil” (PUPUK).

 

 

Milestones

Hingga saat ini, beberapa prakarsa telah dilaksanakan dengan hasil sementara seperti berikut.

1. Pengembangan E-leadership, Penataan Kebijakan dan Kelembagaan:

  • Pelaksanaan rangkaian seminar, workshop, dan diskusi tentang pengembangan dan pendayagunaan TIK dalam pembangunan daerah.
  • Penyusunan rencana strategis TIK Kota Pekalongan dan penggalian masukan untuk penataan kebijakan TIK di Kota Pekalongan.
  • Penetapan satuan kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemkot Pekalongan.
  • Pengembangan IGOS Center Kota Pekalongan.
  • Apresiasi (dari Pemkot dan BPPT) terhadap organisasi yang menjadi pelopor dalam gerakan pengembangan dan pemanfaatan TIK legal: STMIK Widya Pratama dan SMKN 2 Pekalongan.

 

2. Pengembangan Infrastruktur Informasi dan Komunikasi Terpadu di Kota Pekalongan:

  • Ditatanya prasarana dan sarana infokom di beberapa simpul jaringan dan sistem komunikasi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk 4 kecamatan, dan 1 kelurahan percontohan. Jaring infokom terpadu yang akan dibangun ke depan adalah BatikNet.
  • Instalasi beberapa paket perangkat lunak untuk mendukung Sistem Informasi Manajemen Daerah, Kantor Maya (KANTAYA), dan SMS Center Kota Pekalongan.
  • Pelatihan administrasi jaringan.
  • Inisiasi penataan Jardiknas di Kota Pekalongan dan instalasi 5 server di sekolah percontohan.
  • Peluncuran Hot spot Mataram.

 

3. Prakarsa Migrasi ke Penggunaan Perangkat Lunak Legal:

  • TOT (Training for the Trainers) migrasi ke perangkat lunak legal.
  • Proses migrasi di beberapa SKPD, perguruan tinggi dan sekolah pelopor.
  • Pemkot Pekalongan beserta stakeholder setempat mendeklarasikan migrasi ke penggunaan perangkat lunak legal di lingkungan Pemkot (SKPD) beserta sekolah dan perguruan tinggi negeri. Pemkot Pekalongan merupakan Pemkot pertama di Indonesia yang mendeklarasikan migrasi ke penggunaan perangkat legal.

 

4. Pengembangan Telecenter dalam rangka Perkuatan Klaster Industri Unggulan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Pekalongan

  • Workshop pengembangan telecenter/multipurpose community telecenter, sebagai suatu fasilitas pemberdayaan komunitas yang diperkuat dengan akses TIK.
  • Pelatihan penggunaan perangkat lunak legal dan murah berbasis FOSS (Free/Open Source Software), termasuk “Batik Fractal” untuk desain.
  • Pengembangan percontohan beberapa telecenter di Kota Pekalongan (lokasi, fasilitas dan sarana dasar, penyediaan paket/perangkat lunak pendukung, penataan jaringan lokal, akses internet). Empat telecenter mulai dikembangkan, yaitu: Telecenter Museum Batik Nusantara, Telecenter Grosir Batik Setono, Telecenter Widya Pratama, dan Telecenter Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Remaja.
  • Bantuan dan sumbangan perangkat komputer dan buku dari BPPT dan KNRT.
  • Sumbangan laptop dari swasta.

 

5. Alih Pengetahuan/Teknologi kepada Masyarakat di Bidang TIK

  • Pelatihan TIK kepada Kelompok Perempuan dan Pemuda.
  • Penyediaan akses kepada sumber pendidikan.

 

6. Pengembangan Basisdata dan Indikator TIK Daerah

  • Sosialisasi dan pelatihan pengembangan basisdata dan indikator TIK dan indikator sensitif gender di Kota Pekalongan.
  • Penyiapan dan publikasi awal indikator TIK Kota Pekalongan.

 

7. Peluncuran Produk TIK BPPT

  • Peluncuran kepada publik (public release) : Rebundle Package Produk TIK Berbasis FOSS (berisis paket SIMDA, KANTAYA, dan lainnya)
  • Peluncuran kepada publik (public release) produk baru TIK:
  1. ILVC : IGOS Linux Voice Command – Linux yang dijalankan dengan suara
  2. SIDoBI 1.4 : Sistem Ikhtisar Dokumen Berbahasa Indonesia.
  3. Sukolix : Swauji Kompetensi Linux
  4. Website/portal untuk komunitas telecenter : http://www.kriyamaya.or.id
  5. Website/portal untuk basisdata dan indikator TIK : http://www.tikometer.or.id